Sambiloto dikenal dengan beberapa nama daerah, seperti di Jawa Barat: ki oray atau ki peurat; Jawa Tengah dan Jawa Timur: bidara, takilo, sambiloto; Sumatera: pepaitan atau ampadu; Maluku: Pepaitan. Sambiloto memiliki kandungan andrographolide yang berguna sebagai bahan obat. Disamping itu, daun sambiloto mengandung saponin, falvonoid, alkaloid dan tanin. Kandungan kimia lain yang terdapat pada daun dan batang adalah laktone, panikulin, kalmegin dan hablur kuning yang memiliki rasa pahit.
