Safitri, seorang ibu paruh baya
yang dua tahun sebelumnya masih terlihat gesit dan kuat, sekarang terlihat
kurus, layu dan sakit-sakitan. Ibu tiga anak yang berprofesi sebagai pedagang
ini hanya bisa berdiam diri di rumah. Semua aktivitas yang selama ini dilakukannya
berhenti total. Bukan soal Safitri tak mau beraktifitas, tapi karena ia tak
mampu lagi melakukannya karena penyakit yang dialaminya. Upaya pengobatan sudah
berkali-kali dilakukan, tapi kondisi tubuhnya tak kunjung membaik.
Hal yang tidak jauh berbeda
dialami Sarjono. Pria yang berprofesi sebagai peternak ini memiliki luka yang
sudah menahun di kedua kakinya, dari bawah lutut sampai mata kaki. Awalnya,
borok di kakinya itu timbul dari sebuah luka kecil saja. Setelah beberapa waktu
berjalan, luka kecil di kaki yang diabaikannya itu lambat laun makin besar dan
parah. Jika dipegang terasa nyeri dan akhirnya menjadi borok besar.